Tahun 2014 Harga Rumah KPR FLPP Sejahtera Dikaji Naik

Pada semester 3 tahun 2013 ini. Kementerian Perumahan rakyat (Kemenpera) mengaku tengah melakukan kajian berkaitan dengan usulan harga rumah yang diperuntukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Harga rumah KPR FLPP Sejahtera / KPR Bersubsidi yang awalnya Rp 88 juta diusulkan akan naik menjadi Rp110 juta per unitnya.

harga rumah harga rumah KPR FLPP

Harga Rumah KPR FLPP Sejahtera / KPR Bersubsidi Dikaji Naik pada 2014

“Sedang dikaji. Kita melakukan kajian bersama Sucofindo berapa harga rumah yang layak. semoga dalam waktu dua minggu sudah ada hasilnya,” jelas Deputi Perumahan Formal Kemenpera, Pangihutang Marpaung dalam sambutannya ketika membuka pameran perumahan di Java Mall, Semarang, Kamis (29/8/2013).

Harga Rumah KPR FLPP Sejahtera Akan Dibagi 4 Wilayah

Nantinya, lanjut Pangihutang Marpaung. Bila benar ada kenaikan, maka akan ada perbedaan harga rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Perbedaan harga rumah tersebut akan ditentukan berdasarkan empat wilayah yang berbeda.

Ke empat Wilayah tersebut dipastikan akan mempunyai perbedaan harga rumah KPR FLPP Sejahtera bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Misalkan saja, harga rumah KPR FLPP Sejahtera bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Jakarta Bogor Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) akan berbeda dengan harga rumah harga rumah KPR FLPP Sejahtera bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Indonesia bagian Timur.

“Empat wilayah tersebut nantinya memiliki harga jual rumah yang berbeda. Misalnya Jabodetabek dan Batam, Sumatera juga Luar Jawa, Kalimantan dan Papua,” imbuhnya.

Kenaikan Harga Rumah KPR FLPP Sejahtera Disebabkan Kenaikan Harga Tanah

Ketua Real estate Indonesia (RE), Setyo Maharso juga menyatakan bila saat ini sedang mengusulkan kenaikan harga rumah KPR FLPP Sejahtera bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Hal ini terjadi disebabkan developer tetap ingin memperoleh keuntungan dalam memproduksi rumah murahh.

“Ini kan (developer) bangun, tapi masa developer rugi,” lanjut Setyo Maharso.

Menurut Setyo Maharso, hal utama yang mempengaruhi kenaikan harga rumah harga rumah KPR FLPP Sejahtera bagi masyarakat berpenghasilan rendah tersebut adalah mahalnya harga tanah di Indonesia. Harga tanah tercatat mengalami kenaikan yang signifikan setiap tahunnya. “Bahkan harga tanah lebih tinggi dari harga material bangunan,” ujarnya.

Kenaikan harga rumah KPR FLPP Sejahtera bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang di perkirakan di setujui pada tahun 2014 ini akan semakin memberatkan  masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki rumah. Walau begitu, bagi masyarakat berpenghasilan rendah harus tetap semangat untuk memiliki rumah KPR Bersubsidi. Dan jangan ragu juga untuk bertanya langsung pada perbankan yang ikut menyalurkan KPR FLPP Sejahtera.