Permukaan Air Dunia Naik, Rumah Terapung Solusinya

Akibat dari pemanasan global yang telah terjadi cukup lama, es di kutub mencair dan mengakibatkan volume air di dunia naik. Hal ini pun membuat beberapa daerah di dunia yang ketinggiannya rendah menjadi terendam air. Diperkirakan, jika kenaikan volume air terus terjadi, daerah-daerah berpenduduk pun akan ikut terendam dan masyarakat akan kehilangan rumah tinggal mereka.

Solusi untuk masalah tersebut adalah membuat rumah terapung atau apung yang dibangun di atas pelampung khusus. Dengan begitu, rumah pun akan ikut naik ketika permukaan air ikut naik. Rumah dengan jenis ini sudah banyak diaplikasikan oleh masyarakat dunia seperti Belanda dengan rumah perahunya bahkan Indonesia. Berikut ini informasi selanjutnya :

Permukaan Air Dunia Naik, Rumah Terapung Solusinya

Zitadelle merupakan kompleks pemukiman terapung pertama di Eropa. Kompleks yang terletak antara Delft dan Den Haag, Belanda ini, terdiri dari 60 apartemen. Saat ini, sepertiga wilayah Belanda terletak di bawah permukaan laut. Melihat situasi ini, Waterstudio.NL memfokuskan diri dalam arsitektur air.

Permukaan Air Dunia Naik, Rumah Terapung Solusinya

Jauh hari sebelum pulau-pulau pemukiman futuristik direncanakan, sudah banyak warga dunia yang tinggal di atas air. Misalnya di Belanda, di wilayah yang padat penduduk. Saat ini terdapat sekitar 10 ribu rumah perahu di negara ini. Sebanyak 2500 diantaranya mengapung di kanal-kanal kota Amsterdam.

Permukaan Air Dunia Naik, Rumah Terapung Solusinya

Di Teluk Halong, Vietnam, rumah-rumah terapung membentuk sebuah desa. Sekitar 1600 orang tinggal di perkampungan ini. Pulau-pulau kecil yang mengelilingi desa ini tidak dapat dihuni. Penduduk desa mencari nafkah lewat menangkap ikan, budidaya mutiara dan dari parawisata. Listrik diperoleh dari generator.

Rumah apung seperti di Teluk Halong juga ada di Indonesia, tepatnya di Kalimantan Selatan. Disebut dengan nama Rumah Lanting, rumah ini juga digunakan oleh para pembudi daya dan nelayan ikan yang bermukim di bantaran maupun sungai. Untuk menjangkau rumah tersebut dari daratan, para pemiliknya bisa mendayung perahu kayu kecil dari daratan.
Selain rumah berpelampung, ada pula rumah-rumah yang menggunakan penyangga atau tiang pancang yang ditancapkan ke dasar sebuah danau atau sungai. Dengan begitu rumah tersebut pun tampak seperti mengapung. Namun jika air surut, pancang dan tiang penyangga tersebut akan terlihat jelas. Berikut ini contoh-contohnya :

  Permukaan Air Dunia Naik, Rumah Terapung Solusinya

Di Kashmir, banyak warga menetap di atas air. Rumah terapung ini digagas oleh seorang warga negara Inggris, lebih dari 100 tahun lalu, yang tidak mendapatkan izin untuk membeli tanah. Inovasi ini akan lebih penting di masa depan, karena para pakar memperkirakan bawa wilayah pesisir India akan terendam air.

Permukaan Air Dunia Naik, Rumah Terapung Solusinya

Rumah yang berada di pinggiran sungai ini memiliki garasi untuk kapal maupun kendaraan air lain yang dimiliki pemiliknya. Rumah terapung seperti ini merupakan tipe yang cocok diaplikasikan untuk tempat peristirahatan yang letaknya berada di tepian danau atau sungai.

Permukaan Air Dunia Naik, Rumah Terapung Solusinya

Rumah terapung buatan seperti ini dapat membuat tampilan rumah menjadi tidak biasa. Jika biasanya rumah terapung dibangun di area yang mayoritasnya merupakan air, rumah terapung ini berada di tengah-tengah halaman luas yang dikelilingi berbagai tumbuhan hijau.

Itu lah informasi mengenai rumah-rumah dengan konsep terapung. Semoga dapat menambah pengetahuan Anda.

Terima Kasih telah mengunjungi artikel dan membaca Permukaan Air Dunia Naik, Rumah Terapung Solusinya.

Untuk tips menarik lainnya jangan lupa kunjungi rumah minimalis.

Tips mengecat interior rumah.

Sumber :

http://www.dw.com/id/rumah-apung-cara-belanda-atasi-perubahan-iklim/a-17533962
http://melayuonline.com/ind/culture/dig/1924/rumah-lanting
http://dornob.com/floating-free-dynamic-wood-house-dock-deck-addition/#axzz3DclsYYkd